RIP Handoko Sumahan, Pelukis Produktif Asal Bojonegoro

0
233
Sumber: IG/@handokosumahan

Kabar duka datang dari dunia seni lukis Bojonegoro. Seorang pelukis kenamaan, Handoko Sumahan meninggal dunia Selasa (26/5/2020) siang sekitar pukul 12.00. Ia merupakan pelukis produktif dan karyanya sering dipamerkan di pameran-pameran di berbagai kota di Indonesia.

Meninggalnya Handoko Sumahan tak pelak mengagetkan handai tolan. Apalagi ia mempunyai pertemanan yang cukup luas. Tidak hanya dari kalangan pelukis saja, tapi juga berbagai kalangan lain seperti penulis maupun jurnalis.

Beranda Facebook milik mendiang Handoko Sumahan pun diserbu ucapan bela sungkawa dai teman-temannya yang merasa kehilangan. Berikut beberapa ucapan bela sungkawa dari para sahabat.

Sumber: Buku Inspirasi Bojonegoro

Agus Shigro Budiono

Rinengkuh ING Pengeran (RIP) Selamat Jalan pak Handoko Sumahan… Aku bersaksi, engkau orang baik.
Semoga Tuhan menempatkanmu di tempat terindah di sisiNya.

Arieyoko

HANDOKO — Ia pemilik TB Sumber Agung di Jl AKBP M Soeroko, Jonegoro. Ia pelukis yang kuat bersetia dengan kanvasnya. Ia juga pelatih Kempo di era 80’an. Ia kawan yang baik dan kerap mengajak diskusi di rumahnya yang penuh lukisan.

belakangan ia lebih asyik dengan gaya komik Ganes TH, Yan Mintaraga, dan sejumlah komikus lainnya. Entah sudah ratusan coretannya yang di posting. Lengkap disertai detil-detil garis yang rumit, njlimet, penuh keajaiban tanpa batas.

saya sungguh menggagumi, lelaki grapyak, ramah, luwes, senantiasa tersenyum dan jembar hatinya. Siang ini wafat jam 12.40 WIB terpapar Covid-19.

sugeng tindhak sowan Gusti, Handoko (62th). Pinaringan kaswargan jati, amin yra. (Ayk)

Damuh Bening

Ini adalah kali pertama perjumpaan kami, kunjungan pak Handoko Sumahan ke kontrakan ku kala itu, dan ini adalah ilmu yang diberikan kepada ku dan bli Mahendra waktu itu.

Bukan itu saja, tidak sedikit hal yang tidak mungkin aku lupakan akan sosok beliau. Beliau adalah seniman sejati.

kemarin aku mendengar dari istriku jika beliau sedang sakit DB dan katanya sudah membaik, dan kini, aku tak punya kata-kata lagi mengetahui bahwa beliau telah berpulang……kata-kata yang ingin ku ucapkan kemarin dan nanti: kini hilang ditelan kebisuan yang masgul….

Amor Ring Acintya

Jiwa kembali ke Jiwa Sejati.

sungkem.

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here