10 Olahan Tempe yang Simpel, Manfaat Bagi Kesehatan dan Cara Membuatnya

Olahan Tempe/Sumber: Pixabay

Mengonsumsi tempe sudah bukan hal aneh bagi masyarakat Indonesia. Sampai-sampai ada peribahasa jawa yang menggunakan istilah tempe: isuk dele sore tempe yang menggambarkan inkonsistensi perilaku seseorang.

Tempe, selain memiliki kandungan gizi tinggi, ternyata juga bisa diolah menjadi aneka makanan yang lezat. Apa saja ya?

1. Tempe goreng:
Potong-potong tempe, lalu goreng dalam minyak panas hingga kecokelatan. Bisa dinikmati dengan sambal atau kecap manis.

2. Sambal tempe:
Tumis tempe yang sudah diiris tipis-tipis dengan bumbu sambal pedas sesuai selera. Tambahkan sedikit gula dan garam untuk menyeimbangkan rasa.

3. Tempe mendoan:
Balur tempe dengan adonan tepung terigu, telur, dan bumbu lalu goreng dalam minyak panas. Sajikan dengan sambal atau kecap manis.

4. Oseng-oseng tempe:
Tumis potongan tempe dengan bawang merah, bawang putih, cabai, dan bumbu lainnya. Bisa ditambahkan sayuran seperti paprika atau kacang panjang.

5. Tempe bacem:
Rendam potongan tempe dalam campuran kecap manis, gula, air, dan bumbu lainnya. Setelah meresap, tumis tempe hingga kecokelatan.

6. Tempe molen:
Isi lembaran kulit lumpia dengan potongan tempe, wortel, kentang, dan bumbu lainnya. Goreng hingga kecokelatan, kemudian sajikan sebagai jajanan.

Baca Juga:  Rahasia Orek Tempe Warteg: Tips Agar Garing, Renyah, dan Tahan Lama dengan Bumbu Sederhana

7. Keripik tempe:
Potong tempe tipis-tipis, kemudian goreng dalam minyak panas hingga kering dan renyah. Bisa ditambahkan bumbu seperti garam, merica, atau paprika untuk memberi rasa.

8. Tempe kremes:
Balur potongan tempe dengan tepung terigu, telur, dan bumbu, kemudian goreng dalam minyak panas hingga kecokelatan. Sajikan dengan taburan kremes atau bawang goreng.

9. Tempe pedas:
Tumis potongan tempe dengan bawang putih, cabai, dan bumbu lainnya hingga harum dan matang. Bisa ditambahkan sedikit gula dan garam untuk menyeimbangkan rasa.

10. Tempe manis:
Balur tempe dengan campuran tepung terigu, telur, dan gula. Goreng dalam minyak panas hingga kecokelatan, kemudian sajikan sebagai jajanan manis.

Manfaat Tempe untuk kesehatan:

1. Sumber protein nabati:
Tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat baik bagi tubuh. Protein yang terkandung di dalamnya bisa membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta memperkuat sistem imun.

2. Mengandung serat:
Tempe mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu mengurangi resiko sembelit dan menjaga kesehatan pencernaan.

Baca Juga:  Resep Brownies Keju Mudah dan Cepat: Lembut, Lumer, dan Cocok untuk Pemula, Hantaran, atau Jualan

3. Mengandung vitamin B kompleks:
Tempe juga mengandung vitamin B kompleks, termasuk vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), vitamin B5 (asam pantotenat), dan vitamin B6 (piridoksin), yang penting untuk memproduksi energi dalam tubuh dan menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.

4. Mengandung isoflavon:
Tempe juga mengandung senyawa isoflavon yang dapat membantu menurunkan resiko terkena penyakit kardiovaskular, osteoporosis, dan kanker.

5. Rendah lemak dan kalori:
Tempe memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah, sehingga cocok dikonsumsi bagi yang ingin menjaga berat badan dan mengurangi resiko obesitas.

6. Mengandung zat besi:
Tempe juga mengandung zat besi yang penting bagi produksi sel darah merah dan menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.

Itulah beberapa manfaat tempe bagi kesehatan. Oleh karena itu, mengonsumsi tempe secara teratur bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan seimbang. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi tempe dalam jumlah yang banyak atau untuk tujuan tertentu.

Cara membuat tempe yang simpel:

Bahan-bahan:

250 gram kacang kedelai
1 sendok makan cuka atau air jeruk nipis
1 sendok teh ragi tempe
Air secukupnya
Alat:

Baca Juga:  Cara Membuat Bolu Kukus Labu Kuning Mekar Manis, Lembut, dan Gurih!

Wadah
Kain bersih
Pengukur suhu
Panci

Langkah-langkah:

Rendam kacang kedelai dalam air selama 6-8 jam hingga empuk. Kemudian tiriskan dan bilas kacang kedelai dengan air bersih.

Blender kacang kedelai dengan air sedikit-sedikit hingga halus dan lembut.

Panaskan air hingga suhu 60-70 derajat Celsius.

Campurkan cuka atau air jeruk nipis ke dalam kacang kedelai yang sudah diblender, aduk rata.

Masukkan ragi tempe ke dalam campuran kacang kedelai, aduk rata.

Tuang campuran kacang kedelai ke dalam wadah yang bersih, ratakan permukaannya dan rapatkan dengan kain bersih.

Letakkan wadah di tempat yang cukup hangat, antara 28-30 derajat Celsius, dan biarkan selama 24-48 jam hingga tempe benar-benar mengembang dan beraroma khas.

Setelah tempe matang, potong sesuai selera dan siap digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *