Doa Awal Menanam Padi, Lengkap Teks Arab, Latin, dan Artinya

Sumber; pexels.com

Penduduk Indonesia khususnya masyarakat desa, mayoritas berprofesi sebagai seorang petani. Melalui ladang dan sawah mereka mengolah, lalu menanam. Petani merupakan suatu pekerjaan yang sangat mulia. Mengutip istilah dari Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari “Petani sebagai pahlawan bangsa dengan jasanya menghidupi masyarakat banyak”.

Saat musim penghujan tiba, pada umumnya mayoritas petani akan menanam padi. Dalam rangka menyambut musim tanam, para petani pun mulai menyiapkan bibit padi. Mulai dari bibit hingga menyiapkan pupuk yang berkualitas. Meski terkadang, seringkali ekspetasi tak seindah dengan kenyataan. Namun, Pak Tani tetap semangat melakukan tanam padi di saat musim penghujan.

Mereka akan selalu berusaha melakukan ikhtiar menanam padi sebaik mungkin, dengan harapan mendapat hasil panen yang terbaik pula. Selain iktiar, ada baiknya juga jika diiringi dengan doa. Ajaran Islam selalu menganjurkan kepada manusia ketika hendak mengawali aktivitas, sebaiknya dimulai dengan doa. Doa merupakan suatu ikhtiar batin, bisa juga bernilai ibadah.

Sayyid Utsman bin Yahya pernah menyarankan kepada masyarakat petani untuk melakukan ikhtiar batin yang berupa doa. Dengan berharap kepada Allah SWT, agar tanaman dapat terjaga dan berhasil dipanen dengan baik. Doa ini dapat dibaca para petani saat awal menanam padi (tandur), bisa juga pada saat menanam jenis tanaman lainnya. Berikut ini teks lengkap doanya:

Baca Juga:  Persahabatan adalah Ritual Perjalanan Hidup

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ سُبْحَانَ البَاعِثِ الوَارِثِ

Bismillāhir rahmānir rahīm, subhānal bā‘itsil wāritsi.

Artinya: “Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Maha suci Tuhan yang membangkitkan lagi mewariskan adanya,” (Sayyid Utsman bin Yahya, Manhajul Istiqamah fid Dini bis Salamah, [Jakarta Selatan, As-Syirkah At-Thahiriyyah: tanpa tahun], halaman 33)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *