Laku Hakikat dalam Berolahraga

foto: pinterest

Olahraga tidak menjamin surga bagimu. Olahraga tidaklah lebih penting dari makan dan minum. Olahraga, hanyalah hiburan. Penghibur di sela waktu senggangmu menghirup nafas.  Dan tidak lebih dari itu. Coba saja kau rajin berolahraga, tapi jangan makan dan minum. Maka, bukan kesehatan yang kau dapat, melainkan kematian. Sesederhana itulah memaknai olahraga.

Baca Juga:  Nasib Humor Seks di Rezim Humor Politik

Dalam konteks apapun, olahraga memang hanya instrumen hiburan hidup. Dia tidak pernah menentukan kematian ataupun kehidupan. Apalagi surga dan neraka. Jadi, jika kamu tidak bisa berolahraga secara formal, jangan pernah bersedih hati. Olahraga bisa dilakukan dengan cara yang beragam. Olahraga, adalah sesuatu yang fleksibel dan mudah dilakukan.

Berlari-lari mengelilingi rumah misalnya — tentu dengan alasan menjaga keamanan— sebenarnya sudah kategori berolahraga. Bergelantungan di atas pohon, dengan alasan mengambil buah mangga, itu juga sudah berolahraga. Segala sesuatu yang membuatmu berkeringat, baik disengaja ataupun tidak, sebenarnya secara sah bisa disebut sebagai laku berolahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *