BUKU  

Sastra yang Membebaskan Sikap Karya Emha Ainun Nadjib

Sastra yang Membebaskan/Omah Buku

 Identitas Buku

Judul : Sastra yang membebaskan Sikap terhadap Struktur dan Anuran Seni Moderen Indonesia
Penulis : Emha Ainun Nadjib
Cetakan : Cetakan Pertama, Januari 1984
Penerbit : Bagian Penerbitan PLP2M
Tebal : 123 hal

Daftar Isi :

1. Pengantar Penerbit
2. Sastra Yang Membesaskan
3. Sebuah Pengantar
4. Dari Puisi, Melebur Bingkai Kesenian
5. Ke Bingkai Kehidupan
6. Sastra Independen di Tengah Konditing Struktur Makro Kenegaraan dan Kemasyarakatan
7. Dari Takdir dan Gunawan sampai Sastra Yang Indonesia
8. Batas Komitmen Sastra Kita Terhadap Nasib Manusianya
9. Keperluan Meningkatkan Kesadaran Kesejahteraan Sastra
10. Membangun Kesenuan di Dunua Ketiga
11. Antara Dunia Pemanggungan dan formalisme Sastra
12. Sastra Indonesia 1982 : Ketergantungan Menuju Perimbangan dan Kemajemukan
13. Apa yang Layak Digugat dan Tidak Dalam Kehidupan Sastra Indonesia
14. Menghadirkan Puisi Di Mana-mana pun, Sampai Sastra Yang Membebaskan
15. Riwayah Hidup Penulis
16. Indeks

Baca Juga:  Buruh Perkebunan Tembakau di Bojonegoro Masa Kolonial, Bacaan Sejarah Lokal

Sinopsis:

“… dulu Lekra berusaha menciptakan suatu bangunan struktur kesenian dengan Anutan tunggal; dan Manikebu Berusaha merebut kemerdekaannya, tetapi kemudian prinsip pemurnian dan pembebasan yang ditumbuhkan oleh nya telah sampai pada suatu tirani baru. Indonesia mutakhir berada dalam suatu iklim kesenian dengan anutan tunggal yang secara amat traumatis membayang-bayangi semua seniman yang sedang tumbuh. Susahnya tak cukup banyak seniman seniman kita yang bisa merumuskan apa sebenarnya bayang bayang trauma itu …”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *